Indikator
  • Undercontruction

Menyiapkan Angkatan Muda Palembang untuk Menyambut Bonus Demografi

Home / Opini / Menyiapkan Angkatan Muda Palembang untuk Menyambut Bonus Demografi
Menyiapkan Angkatan Muda Palembang untuk Menyambut Bonus Demografi Hernoe Roesprijadji, SIP Tokoh Inspirasi Kaum Muda Palembang.

MAKASSARTIMES, PALEMBANG – Indonesia sebagai negara berkembang akan memasuki usia keemasanya atau yang sering disebut dengan bonus demografi. Indonesia diprediksi akan mendapatkan bonus demografi pada tahun 2020-2030.

Bonus Demografi yang dimaksud yaitu ketika negara Indonesia memiliki jumlah penduduk usia Produktif dengan jumlah yang melimpah, yaitu sekitar 2/3 dari jumlah penduduk keseluruhan.  Data Badan Pusat Statistik (BPS) indonesia tahun 2010 menunjukkan dependency ratio (rasio ketergantungan) Indonesia sebesar 50,5. Sementara pada tahun 2015 dependency ratio menurun menjadi 48,6. Angka dependency ratio ini akan semakin kecil lagi pada tahun 2020 hingga 2030, dan akan tercipta bonus demografi.

Data terakhir pada tahun 2015 menyebutkan bahwa terdapat 128,3 juta orang angkatan kerja, tetapi kesempatan kerja hanya 120,85 juta orang (kompas 10/10/2015), tentu ini menjadi persoalan besar, jika tidak mampu diatasi. Untuk meningkatkan daya saing, pemerintah selayaknya tidak sekedar berbicara kuantitas (jumlah) namun harus juga berbicara kualitas (mutu) dalam program persiapan angkatan kerja produktif ini.

Berbagai fasilitas yang disedikan pemerintah guna mendorong pertumbuhan angkatan kerja yang siap dan sesuai dengan keinginan pasar, juga harus memiliki basis pemberdayaan. Basis pemperdayaan ini dimaksudkan, bukan hanya menyediakan angkatan muda yang siap kerja, namun juga siap berwirausaha guna menciptakan peluang kerja yang ada.

Berita Terkait

Komentar

Top
Tim.my.id Wawanita.com satriamedia.com