Pemerintah akan Tindak Tegas Pembuang Sampah di Laut

Home / Berita / Pemerintah akan Tindak Tegas Pembuang Sampah di Laut
Pemerintah akan Tindak Tegas Pembuang Sampah di Laut Menko Maritim Luhut Binsar publik dalam Close Door Event: Towards Blue Economy di Washington. (FOTO: Istimewa)

TIMESMAKASSAR, JAKARTA – Dalam pertemuan antara Menko Maritim Luhut Binsar Pandjaitan dengan Vice President Sustainable Development Laura Tuck dan perwakilan negara lainnya dalam Close Door Event: Towards Blue Economy, pada Kamis, (19/4/2018) Luhut menjelaskan mengenai sampah laut di Indonesia. Menurut Luhut masalah sampah laut sangat penting karena 2/3 negara Indonesia terdiri dari lautan.

Dia mengatakan, saat pelantikan sebagai Presiden, Joko Widodo (Jokowi) menyatakan maritim sebagai agenda utama dalam pemerintahannya. Terutama bagaimana Indonesia mengembangkan ekonomi maritim.

Karena itulah, Presiden Jokowi mengalokasikan seluruh sumber daya untuk memberantas penangkapan ilegal ikan, membangun jalan tol untuk mempermudah hubungan ekonomi antar-daerah, pariwisata laut, dan terpenting laut yang sehat.

“Sudah banyak riset dampak negatif untuk kesehatan manusia dari mikroplastik yang dimakan oleh ikan. Kemudian ikan dimakan manusia termasuk ibu hamil sehingga anak yang lahir bisa stunting,” ujar Luhut.

Pria kelahiran Sumatera Utara, 28 September 1947 tersebut menjelaskan dari sektor pariwisata masalah sampah laut mempengaruhi tingkat kunjungan turis, pantai, dan batu karang. Bila pemerintah Indonesia tidak mengambil langkah tegas akan menghancurkan sektor pariwisata dan meningkatkan kemiskinan.

”Pemerintah serius akan mengambil hukum kepada siapa saja yang melanggar atau membuang sampah di laut, siapapun mereka," tegas Luhut.

Luhut menambahkan bahwa pemerintah akan memperkuat penegakan hukum untuk industri yang mengabaikan standar lingkungan hidup terkait pembuangan sampah. Selain itu, pemerintah juga melakukan koordinasi dengan kepolisian, jaksa, dan menteri lingkungan hidup. (*)

Baca Berita Peristiwa dan Politik terbaru di Indonesia dan luar negeri lainnya hanya di TIMES Indonesia.

Berita Lainnya

Komentar

Top
satriamedia.com