Hari Kartini 2018

Ini Sosok Nenek Sumani dari Situbondo yang Masih Bersemangat Kartini

Home / Berita / Ini Sosok Nenek Sumani dari Situbondo yang Masih Bersemangat Kartini
Ini Sosok Nenek Sumani dari Situbondo yang Masih Bersemangat Kartini Nenek Sumani (75) asal Desa Arjasa Kecamatan Arjasa sebagai peserta fashion kebaya kartini di Pasir Putih Situbondo, Jumat (20/4/2018). (FOTO: Uday/TIMES Indonesia)

TIMESMAKASSAR, SITUBONDO – Sumani (75), seorang nenek asal Desa Arjasa Kecamatan Arjasa, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, menjadi peserta tertua di Fashion Kebaya Kartini dalam rangka memeperingati Hari Kartini tahun 2018.

Fashion Kebaya Kartini itu dihelat oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Pelindungan Anak (DPPPA) bersama Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Situbondo, yang berlangsung di Aula Pantai Pasir Putih Situbondo, Jumat (20/4/2018).

Usia tua, bagi Sumani, tidak menjadi penghalang baginya untuk menunjukkan kemampuan dan kreativitasnya. Ia terlihat nampak memiliki semangat Kartini yang masih mengalir pada dirinya. Dia mengaku senang bisa tampil dalam perlombaan yang pesertanya tersebut di atas 35 tahun.

Pengalamannya menjadi sinden membuatnya tidak mender dan grogi untuk tampil dihadapan ratusan penonton, suaranya merdu dan masih sangat fasih ketika diminta menyanyikan lahu berjudul “Ibu Kita Kartini” usai mengikuti lomba.

"Dulu saya sinden. Jadi sudah pengalaman kalau urusan tampil begini,“ katanya kepada TIMES Indonesia, ditemui disela-sela acara.

Nenek yang sudah bercucu 22 ini berharap bagi generasi perempuan terus berkarya dan tidak mudah putus asa, semangat kartini harus terus mengalir dalam jiwa perempuan penerus yang akan datang.

Ummi Kulsum, selaku Ketua Tim Penggerak PPK Kabupaten Situbondo, menyampaikan bahwa pada peringatan Hari Kartini tahun 2018 ini, pihaknya menyelenggarakan lomba Fashion Kebaya Kartini, budaya tardisional dan diving di Pantai Pasir Putih Situbondo.

“Pada lomba fashion dengan menngunakan kebaya Kartini ini, semua peserta harus berusia 35 keatas. Ini menunjukkan kecintaan kita terhadap perempuan yang luar biasa pada sosok ibu Kartini, “ katanya.

Dalam momentum peringatan Hari Kartini, dia berharap semangat Kartini masih mengalir pada perempuan di Kabupaten Situbondo. Agar Kartini-Kartini lahir dan berkesempatan menjadi pemimpin, baik di sektor pendidikan, budaya, ekonomi dan sosial politik. (*)

Baca Berita Peristiwa dan Politik terbaru di Indonesia dan luar negeri lainnya hanya di TIMES Indonesia.

Berita Lainnya

Komentar

Top
satriamedia.com