Pilkada Kabupaten Bondowoso 2018

PGDN Bondowoso Resmi Dukung Pasangan Dhafir-Dayat

Home / Berita / PGDN Bondowoso Resmi Dukung Pasangan Dhafir-Dayat
PGDN Bondowoso Resmi Dukung Pasangan Dhafir-Dayat Persatuan Guru Diniyah Nusanyara (PGDN) Kabupaten Bondowoso, menjatuhkan dukungannya ke pasangan Dhafir-Dayat, di Pilkada Bondowoso 2018. (FOTO: Bahrullah/TIMES Indonesia)

TIMESMAKASSAR, BONDOWOSO – Persatuan Guru Diniyah Nusanyara (PGDN) Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur, resmi menjatuhkan dukungannya ke pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Bondowoso, pasangan H Ahmad Dhafir-Hidayat (Dhafir-Dayat) di Pilkada Bondowoso 2018.

Dukungan itu dibuktikan dengan mendatangi Posko pemenangan pasnagan Dhafir-Hidayat, untuk menyatakan sikap dukunganya  secara resmi. Perwakilan PGDN itu ditemui langsung oleh H Ahmad Dhafir.

"PC PGDN Kabupaten Bondowoso memilih dan mendukung pasangan Dhafir-Dayat berdasar hasil istikharah para pengurus dan para guru Diniyah. Hasil istikharah itu, ada petunjuk bahwa pasangan nomor urut 2 memiliki kemampuam dan layak menjadi Bupati Bondowoso," tegas Ketua PC PGDN Kabupaten Bondowoso, Ayopri Aljufri, kepada TIMES Indonesia, Jumat (20/4/2018).

Menurutnya, PGDN yang notabene merupakan wadah perjuangan kaum santri di Nusantara, sangat searah dengan latar belakang Calon Bupati H Ahmad Dhafir yang juga alumni Pesantren (santri). Maka dari itu, merasa berkewajiban memunculkan pemimpin dari kalangan santri.

Lebih lanjut Ayopri menyampaikan, bahwa PGDN menduku pasangan Dhafir-Dayat karena ingin mempersembahkan sosok santri di Kabupaten Bondowoso sebagai pemimpin yang cerdas dalam berpolitik. “Sosok itu ada pada diri H Dhafir,” katanya.

Selain itu, PGDN Kabupaten Bondowoso jelasnya, mendukung pasangan nomor urut 2, karena telah mendapat restu dari DPW PGDN Jawa Timur, untuk memberikan dukungan pada pasangam Dhafir-Dayat.

Mendapat dukungan dari PGDN itu, H Ahmad Dafir menyampaikan, pihaknya sangat berterimakasih kepada PGDN Kabupaten Bondowoso yang telah memberikan kepercayaan dan dukunganya.

"Tanpa adanya dukungan dari banyak pihak, kami bukan apa-apa. Apalgi sekarang telah resmi kami mendapat dukungan dari PGDN Bondowoso," ucapnya.

Dhafir mengaku, dirinya selaku alumni pondok pesantren, masih punya ikatan emosional dengan para santri. Dari itu, dalam visi-misinya sebagai calon Bupati, adalah menekankan keimanan dan ketaqwaan. “Dalam visi-misi itu, terkandung jelas nilai-nilai yang hanya dipelajari oleh para santri,” katanya.

Dhafir juga berkisah, dirinya semasa berada di pondok pesantren, juga pernah menjadi guru Diniyah. “Jadi saya sangat merasakan betul nilai-nilai perjuangan para guru Diniyah,” akunya.

Jika nantinya terpilih jdi Bupati Bondowoso, Dhfir berjanji, untuk para guru Diniyah akan dijadikan penasehat dalam menjalankan sistem pemerintahan di Kabupaten Bondowoso.

Diketahui, hadir mewakili PGDN Bondowoso, dalam pertemuan penyerahan dukungan pada pasangan Dhafir-Dayat, Ketua PC PGDN Kabupaten Bondowoso, Ayopri Aljufri, Sekretaris PC PGDN Bondowoso, M Hasyim Ashari. (*)

Baca Berita Peristiwa dan Politik terbaru di Indonesia dan luar negeri lainnya hanya di TIMES Indonesia.

Berita Lainnya

Komentar

Top
satriamedia.com